ISL U-21 : Kinantan Muda Keok

Skuad PSMS U-21 mengikuti jejak seniornya yang takluk di tangan PERSIJA U-21. Kintantan Muda gagal mempertahankan momentum setelah pada match day pertama ISL U-21 berhasil menundukkan PSAP u-21. Dengan hasil ini PSMS U-21 berada di urutan 3 Groub 4 ISL U-21.

Pertandingan yang dimulai pukul 21.10 WIB ini sudah berlangsung dengan tensi tinggi. Pada menit empat babak pertama, sebuah insiden terjadi, saat Riki Ardiansyah terjatuh dilanggar back Persija. Riki terpaksa dipapah ke luar lapangan dan langsung diganti Fatriz Khan. Pemain PSMS sempat protes atas tekel berat tersebut

Nuansa permainan terus memanas. Namun, di tengah situasi tersebut, Persija terus malah memanfaatkan peluang dan mencetak gol. Pada menit delapan, Mustaqin Ohorella melepaskan tendangan langsung dari luar kotak penalti dan mendarat tepat di tengah gawang PSMS. Skor berubah menjadi 1-0 untuk tim tamu.

Selepas ini, pertandingan tak lepas dari adu pelanggaran. Puncaknya menit 22, saat striker Persija Farid Ridwan dijatuhkan di kotak penalti.  Wasit sempat menunjuk titik putih. Tapi keputusan wasit itu diprotes oleh skuad PSMS.

Sempat terjadi adu argumen antar kedua pemain di lapangan. Sekira lima menit pertandingan dilanjutkan, namun wasit menganulir keputusannya menunjuk penalti. Wasit tidak jadi memberikan penalti untuk Persija.

Pada menit 45, PSMS mencoba membuka peluang, namun tendangan Romi Alfian ditangkap kiper Persija. Skor 0-1 bertahan di babak pertama.

Babak kedua, PSMS mengubah permainan lebih disiplin dan tenang. Serangan bertubi-tubi terus menghujam lini pertahanan Persija. Pada menit 48, Romi Alfian kembali melakukan akselerasi sendiri menusuk jantung pertahanan lawan dari sisi kanan. Saat berhadapan dengan kiper,  tendangan Romi masih bisa diantisipasi Adixi Lenzivio.

Persija sendiri tampil aman dan memanfaatkan counter attack. Tak banyak peluang Persija di babak kedua, namun pola permainan masih teratur. Pemain kedua klub saling berganti melakukan pelanggaran hingga injury time.

PSMS mendapatkan peluang manis menit 90, saat wasit menunjuk titik putih, karena pemain PSMS dilanggar di kotak penalti. Sayang, Sutrisno yang menjadi algojo gagal mengeksekusi penalti. Hingga pertandingan usai skor 0-1 bertahan.

Pertandingan keras ini, hujan kartu. Wasit Jerry Elie (Bogor) memberikan kartu kuning, tiga untuk PSMS kepada Juanda Priyatna menit 3, Luis Irsandi menit 29, Sutrisno menit 80. Untuk Persija, empat kartu kuning untuk Fahreza Agamal menit 4, Riyan Ferdianto menit 13, Adixi L menit 34 dan Ghozali Rowi menit 77.

Caretaker Pelatih PSMS U-21, Zefrizal sangat mengesalkan kepemimpinan wasit yang tidak tegas. Dia juga sedih karena pemainnya Riki Ardiansyah harus patah kaki kanan dan langsung dibawa ke rumah sakit. “Wasit tidak tegas, permainan kami di babak pertama kehilangan kendali karena emosi dan ini dimanfaatkan Persija dengan baik. Kami sedih Kiki harus mengalami patah kaki,” ujarnya usai pertandingan.

Zefrijal mengakui Persija bermain baik. “Iya mereka bermain bagus. Kami di babak kedua juga lebih bagus. Mereka bagus tapi sayang pemainnya pada cengeng, mereka melakukan trik-trik,” ungkapnya.

Soal timnya yang kini berada di peringkat tiga, Zef masih optimis bisa mengembalikan poin terbuang di putaran kedua. “Kami siapp di mana saja putaran kedua. Bagi kami semua tim masih berpeluang untuk menambah poin di putaran kedua nanti,” jelasnya.

Sementara itu, Francis Wewengkang, Pelatih Persija U-21 menjelaskan sudah mengantisipasi permainan PSMS dengan cara menunggu saat kalah bola dan melakukan counter attack.

Francis senang pemainnya semua bermain disiplin dan tidak terpengaruh emosi. “Saya selalu bilang sama pemain, kamu harus terima keputusan wasit. Jangan terprovokasi, jangan kebanyak protes, karena akan mempengaruhi permainan. Kalau main bagus dan sabar, hasilnya juga baik,” ungkapnya.

Persija U-21 yang tampil tanpa Rudi Setiawan dan Delton (dipanggil ke Persija Senior saat melawan PSMS ISL), mampu bermain baik. “Pemain pengganti bisa memainkan peran, karena kami tidak bertumpu pada satu pemain,” ujarnya.

Persija U-21 lanjutnya, sudah mengajukan niat putaran kedua dilangsung di Jakarta. “Tapi belum ada balasan, kami maunya begitu,” pungkasnya. (gk-38)

Susunan Pemain
PSMS U-21 (4-4-2) : Airlangga Pribadi (gk), Ismail Harifan, Mawardi, Sugiantoro, Luis Irsandi, Wiganda Pradika (C), Romi Alfian/Ary Pratama (58), Ozi Teguh, Riki Ardiansyah/Patriz Khan (7)/Hendra Nasution (62), Juanda Priyatna, Sutrisno
Pelatih/Caretaker : Zulfitri dan Zefrijal

Persija U-21 (4-4-2) : Adixi Lenzivio, Hussein, Gilang Harahap (C), Riyan Ferdianto, Ghozial Rowi, Kiki Harrisandy/Syamsul Bahri (51), Reynaldi, Fahreza Agamal, Mustaqin Ohorella, Farid Ridwan, Zulfazalani/Ahmad Ihwan (77).
Pelatih : Francis Wewengkang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: