Hadapi Laga Tandang, PSMS Tidak diperkuat pemain kunci

Skuad PSMS Medan bakal tampil tidak dengan kekuatan penuh di dua dari tiga away beruntun, dalam lanjutan Superliga Indonesia 2011/12 (ISL). Ayam Kinantan-julukan PSMS Medan, akan menjalani tiga partai tandang melawan Persela (28/2), Deltras (3/3) dan Persidafon (7/3).

Skuad PSMS Saat Latihan

Melawan Persela, PSMS bakal bertanding tanpa back Novi Handriawan dan Luis Pena. Kedua pemain ini menjalani akumulasi kartu. Novi Handriawan mendapatkan kartu merah saat PSMS bertandang ke Arema (22/1) lalu. Sedangkan Luis Pena akumulasi kartu kuning yang diterimanya di Persib dan Arema.  Partai melawan Persela sendiri adalah partai tunda.

Jadwal perdana sejatinya dilangsungkan 29 Januari lalu, namun partai ditunda lantaran belum menemukan venue yang tepat. Stadion Surajaya, Lamongan sedang dalam tahap renovasi.

Sementara itu, saat melawan Deltras, PSMS juga bakal tampil tanpa Zulkarnain. Gelandang serang PSMS ini harus absen, karena akumulasi kartu kuning. Dia menerima masing-masing satu kartu kuning saat PSMS menjamu Persiram dan Sriwijaya FC (20/2). Zul-sapaan akrabnya, bisa memperkuat PSMS lawan Persela.

Asisten  yang juga caretaker pelatih kepala PSMS, Suharto AD, menjelaskan pihaknya terus mencari pemain yang paling siap untuk menggantikan ketiga pemain, sebelum keberangkatan tim, Sabtu (25/2). Terutama, Novi Handriawan di partai lawan Persela nanti. Pasalnya, selama ini posisi Novi belum tergantikan di barisan belakang.

Beberapa nama, seperti Ledi Utomo, Ramadhan Saputra dan Eko Prasetyo menjadi opsi. Dari ketiga nama ini, Ledi dan Ramadhan Saputra selalu masuk cadangan line up pemain, sementara Eko Prasetyo belum pernah masuk line up. Ramadhan Saputra dan Ledi Utomo pernah sekali bermain, saat PSMS melawan PSAP di Sigli. Suharto meyakini pemain cadangan bisa mengambil peran Novi.

“Ya, pilihan kita banyak di lini belakang. Posisi libero yang ditempati Novi memang belum pernah digantikan. Tapi, saya yakin, pemain-pemain lain siap mengisi posisi itu. Ini pembuktian juga untuk pemain lain,” ungkapnya, Rabu (22/2).

Persoalan di lini belakang, lanjut Suharto masih perlu evaluasi. Torehan 13 gol kebobolan memang murni bukan salah lini belakang, mengingat lini tengah PSMS juga belum sempurna. Namun, diakui Suharto, di lini belakang masih kurang koordinasi. “Ada beberapa peluang dari tim lawan, sering kali membahayakan gawang PSMS, karena ada miss koordinasi.  Saya yakin seluruh pemain bisa tampil lebih baik lagi, hanya perlu komunikasi dan koordinasi saja,” tukasnya.

Sedangkan untuk posisi Luis Pena, Suharto tidak begitu sukar. Masih ada Alamsyah Nasution, Zainal Anwar, atau bahkan pemain muda M Anthony siap menggantikan peran itu.

Sementara itu, selain pemain absen, ada beberapa pemain yang dalam masa pemulihan, pasca-partai sengit melawan Sriwijaya FC. Setidaknya ada tiga partai yang mengalami cedera ringan. Mereka adalah Inkyun Oh, Choi Dong Soo dan Denny Rumba. Inkyun Oh mengalami memar di kening saat berbenturan dengan back Sriwijaya, Denny Rumba cedera kaki kanan, begitu juga dengan Choi.

Namun, Dokter Tim PSMS, dr Raja, memastikan semua cedera tersebut bisa sembuh sebelum keberangkatan. “Selepas lawan Sriwijaya, semua langsung ditangani dan diberi obat. Cederanya tidak berat, dan sudah mulai pulih. Dan mereka semua bakal fit untuk keberangkatan tim dan siap tanding,” pungkasnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: