Skuad PSMS ISL Resmi Dilaunching

Skuad PSMS ISL 2011-2012

Persiapan PSMS Medan yang berlaga di Indonesian Super Leauge (ISL) semakin matang. Ini ditandai dengan launching skuad 2011/12 di Pelataran Stadion Teladan, Jum’at (2/12) malam WIB.

Acara ini disambut meriah ratusan suporter yang mengenakan kostum hijau di lokasi. Uniknya, kedatangan ofisial Ayam Kinantan, julukan PSMS, dari mess Kebun Bunga menggunakan moda transportasi hiburan publik Odong-odong.

Selain itu, pada launching tim ini, Markus Haris Maulana juga tidak mengenakan kostum berwarna hijau, melainkan kostum berwarna biru dengan campuran liris putih dan berkerah bermerek Ansar yang disponsori apparel Eutag, sponsor resmi PSMS musim ini.

Launching ini begitu kental dengan nuansa anak muda. Banyak band dari berbagai genre musik tampil memeriahkan gelaran yang sudah lama ditunggu ini.

Puncak acara semakin riuh gemuruh dengan antusias publik saat pengenalan skuad. Sebanyak 26 pemain hadir (22 pemain lokal dan empat pemain asing). Ini sekaligus penetapan kiper Markus Haris Maulana sebagai kapten tim.

Usai seluruh pemain dikenalkan, giliran jajaran pelatih. Raja Isa diplot naik ke ke atas panggung oleh MC yang memandu acara. Sayang, hanya Raja Isa yang disebut memantik reaksi publik yang menuntut ketiga asisten pelatih lainnya (Suharto AD, Roekinoy, dan pelatih kiper Sugiar) juga turut dipanggil. Gemuruh suara publik mendapuk ketiganya semakin kencang. Ini terjadi, lantaran ketiganyalah yang sudah bekerja sejak awal dalam meramu tim. Desakan ini membuat MC akhirnya memanggil ketiganya yang langsung disambut tepuk tangan.<script type=”text/javascript” src=”http://ad.doubleclick.net/adj/gna.id/level2;tile=3;sz=160×600;ord=643068?area=2l&pos=2&campaign=indozone&ord=643068″></script>

Setelah itu, launching ini juga dimeriahkan dengan pengenalan apparel jersey. Kostum berwarna biru yang dipakai pemain saat launching bukanlah jersey pertandingan. Kelak di partai perdana melawan Mitra Kukar besok (4/12), skuad akan mengenakan jersey bermerek Eutag  berwarna hijau dengan logo sponsor utama di dada Bakrie Sumatera Plantation (BSP). Khusus kostum kiper dengan motif sama dengan campuran merah hitam.

Pelatih kepala PSMS, Raja Isa, mengatakan di depan publik, agar mendapat dukungan penuh diberikan suporter dan publik Medan kepada tim ini. “Pelatih mantapkan taktikal, pemain berjuang solid dan kolektif di lapangan. Namun tak lengkap tanpa dukungan moril suporter dan masyarakat kota Medan,” ujarnya.

“Kita juga berharap tetap ada dukungan dari manajemen dan yang paling penting oleh media,” timpalnya.

Raja Isa menyakini besutannya tidak sekadar tim penghibur di ISL.  “PSMS adalah klub bersejarah, kebesarannya sudah me-nasional. Jika sebelumnya sempat turun kasta, maka itu adalah masa lalu. Kini PSMS berpijak di tempat yang tepat dan akan siap  melakukan yang terbaik. Mengembalikan kejayaan PSMS bukan hanya misi saya, tetapi kerinduan masyarakat Medan, ” bebernya usai acara.

Raja Isa menargetkan PSMS mampu menempati posisi delapan besar. “Tak menutup kemungkinan kita bisa berada di posisi empat besar bahkan juara. Namun, ini tetap harus menuai dukungan dari masyarakat Kota Medan,” katanya.

“Kalau ada dukungan dan doa dari masyarakat dan masyarakat bisa sedikit bersabar hingga PSMS bisa mendapatkan performa terbaiknya. PSMS pasti sukses meraih juara,” lanjutnya.

Kapten PSMS ISL, Markus Haris Maulana menambahkan  optimistisnya bersama skuad. “PSMS memang bukan tim bertabur bintang. Tim ini hanya dihuni pemain-pemain biasa yang bakal melakukan hal-hal luar biasa. Kami punya spirit, punya suporter loyal, dan karakter. Ya, kami akan berjuang optimal untuk capai kemenangan demi kemenangan. Amin ya Robbal Al-amin” tuturnya.

CEO PSMS Idris menimpali soal dukungan publik Medan. “Dukungan publik sangat penting buat semangat PSMS di lapangan,” ujarnya.
(gk-38)

Skuad PSMS ISL:

Kiper: Markus Haris Maulana, Edy Kurnia, Alrian Suhabi.
Belakang: Novi Handriawan, Eko Prasetyo Ariyanto,  Ledi Utomo, Ramadhan Saputra, Rahmad, Denny Rumba, Wawan Widiantoro,  Sasa Zesevic
Tengah: Zainal Anwar, Anton Samba,  Zulkarnain,  Masrudin Al Massi,  Sulaiman Alamsyah Nasution, Muhammad Antoni, Jimmy Mak, Luis Alejandro Pena, Inkyun Oh
Depan: Sigit Sudarmawan, Arie Supriatna,  Yoseph Ostanika, Ikpefua Osas Marvelous Saha

Pemain Magang: Wiganda Pradika (bek kanan), Ananias Fingkreuw (penyerang)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: